15.5.10

it's the "d" word

Berapa hari yang lalu gue liat foto di fb, dan ada gambar kuburan dihias sama bunga gue pikir abis nyekar sodaranya gt ato kakek ato nenek. Tapi waktu gue liat commentnya (gapake nama asli ya) ada yang nanya itu kuburan siapa dan dijawab itu kuburannya kylla. Sesaat gue mikir set, bukan sodaranya dong. Foto itu ditag gue pencet tagannya dan gue liat2 foto2nya, bener dia udh meninggal. Dan you know what dia mungkin masih kelas 4/5 sd sekarang

Kemaren gue liat tweetsnya temen gue, Rieska. Ternyata temennya baru meninggal, tragis lagi. Gue ngeliat salah satu tweetsnya Rieska lagi "padahal tadi gue abis lari sama dia taunya sekarang udah ga ada"

Kata itu, ohmy serem. Bagaimana kalo itu terjadi ke gue. Gue gamau itu terjadi. Kita bisa aja siangnya jajan sama dia, abis nunggu dijemput bareng dia, duduk sebelahan sama dia, shalat sebelahan sama dia. Dan malemnya, dia udah ga ada.

Yang pasti gue gamau itu terjadi dan gue ga siap. Sama kayak waktu oma gue meninggal, the last time i met her is when she's in the ICU. Gue nangis waktu dia meninggal dan lebih nangis lagi waktu ngeliat diarynya, ada doa Oma di kolom 24 February dan lebih panjang daripada doa ultah sodara gue yang lain. Coba gue mau ikut bokap gue waktu ke ICU lagi. Oma belom ngeliat aku pake rok biru, kenapa Mos harus sehari setelah Oma gue meninggal? Berarti, gue harus ikhlas karena itu sudah ditetapkan Allah SWT

Whatever we do with someone, it could be our last thing we do with them, everything we say to someone could be a goodbye. Watch your mouth and watch what you do, because we never know what will happen next

No comments:

Post a Comment